Minggu, 22 Maret 2009

OpenOffice, Office di Linux

Office di linux disebut OpenOffice, untuk seterusnya saya singkat dengan OO. Office buatan M$ (Microsoft) terdiri dari Word, Excel, PowerPoint, Access, FrontPage, Microsoft Outlook dsbnya. Kalau di OpenOffice ada Writer (Word), Calc (Excel), Impress (PowerPoint), Draw, FrontPage (HTML Document).

Dalam perjalannya, Linux berkembang seirama Microsoft Windows, yaitu melengkapi sistem operasinya bekerja dalam GUI (Graphic User Interface) sehingga mudah dioperasikan. Dengan bekerja di GUI, Linux menjadi lebih menarik untuk dipakai, karena semudah menggerakkan dan menekan tombol mouse.

Awalnya, sistem operasi Linux kebanyakan dipakai oleh penyelenggara jasa Internet (Internet Service Provider/ISP ) karena Linux dirancang untuk bekerja di sistem tersebut, seperti web server, mail server, proxy server, dan semua kebutuhan yang berhubungan dengan Internet.

Sejak dilahirkannya, Linux mempunyai sistem yang tangguh, tahan banting dan bisa bekerja tanpa perlu dilihat dan dipelihara dengan saksama. Artinya, sistem kerja Linux sangat tergantung dari kualitas perangkat kerasnya.

Akhir-akhir ini, selain ISP, Linux juga dipakai oleh perusahaan-perusahaan yang punya anggaran terbatas untuk pembelian piranti lunaknya. Karena, dengan menggunakan Linux, kita tidak perlu mengeluarkan biaya mahal untuk membeli lisensi pemakaian karena memang konsepnya adalah open source. Pengertian open source itu sendiri, yaitu sistem yang terbuka dan bisa kita lihat atau ubah, harus sedikit diberi tekanan penjelasan. Sebab yang dimaksud dengan terbuka itu bukan seenaknya dijalankan, tetapi ada batasan-batasan yang harus ditaati, terutama berhubungan dengan hak cipta.

Kelebihan dari Linux:

  • Program networking lebih handal

  • Desktop banyak macamnya, ada kde, gnome, xface

  • App semua free untuk diinstall dan dipakai

  • Ada emulator untuk menjalankan applikasi-applikasi windows


Kekurangannya:

  • Kadang user kurang user friendly, karena di linux tidak ada namnya drive, sedangkan asumsi user sama seperti windows yang ada drice "C:" dll

  • Driver untuk alat-alat yang baru kadang sangat sulit untuk mencarinya

  • Untuk applikasi Office (Open Office) tersa sangat berat dijalankan walaupun sudah dituning untuk p2/p3 hal ini juga bermasalah jika memorynya rendah <>

  • Membutuhkan hardisk yang lumayan besar, kayak Ubuntu 7, itu minta 5GB

  • Untuk mengupgrade kernel/system bagi admin yang masih baru akan tersa sulit, seperti mengompile kernel dll

  • Untuk menjalankan game-game yang under windows tidak semuanya bisa.seperti game online dll. Jadi kalo invest buat warnet sekalian game multi player tidak cocok. Rata-rata pakai wine hasilnya kurang memuaskan, ntar user pada lari.